LG Flatron W2252TE

Sunday, November 22, 2009


Produsen PC sepertinya mulai semangat melaksanakan revolusi hijau dengan membuat perangkat lebih hemat energi. LG termasuk yang giat melakukan perubahan dengan menawarkan monitor layar lebar Flatron W2252TE berukuran 22 inch yang diklaim hanya mengkonsumi listrik sebesar 22W dan 0.3W dalam keadaan standby.


Kualitas layar yang dimiliki W2252TE cukup baik, dengan tingkat brightness maksimum mencapai 250cd/m2. Agar diperoleh kenyamanan yang lebih baik, brightness perlu diturunkan hingga 85 dan kontras menjadi 70, tapi meski kualitas keduanya dilakukan penyesuaian tidak membuat backlight menjadi lemah.

Temperatur warna yang dimiliki monitor adalah 6,500K sehingga sangat nyaman bagi pengguna yang sering melakukan proses edit dokumen. Gradasi warna yang dihasilkan cukup halus dengan kontras dinamis 10000:1, memungkinkan setiap adegan film dalam gelap maupun terang dapat tampil lebih sempurna.

Desain W2252TE mengingatkan pada bentuk monitor produk Samsung, memiliki ujung bagian bawah yang sedikit melengkung dengan lapisan warna hitam glossy. Penyanggah terasa kurang kokoh sedangkan layar hanya bisa berposisi miring dan speaker belum terintegrasi. Pengguna memiliki opsi menggunakan DVI atau VGA untuk input video dengan sejumlah tombol menempati sisi kanan bawah layar, OSD tampil dilayar dengan jelas serta mudah dipahami untuk proses pengaturan.

Hemat listrik boleh jadi merupakan fitur utama dari produk LG ini, rata-rata konsumsi listrik untuk monitor sejenis mencapai 40 watt sedangkan menggunakan seri W2252TE mampu menghemat listrik hingga lima puluh persen bahkan dapat mencapai dibawah 20 watt. Konsumsi listrik menunjukkan secara konstan angka 12 watt saat monitor digunakan selama beberapa jam.

LG Flatron W2252TE merupakan monitor yang cukup baik karena menawarkan gambar berkualitas dan alami serta hemat listrik. Meski desain dan fitur yang dimiliki lebih ditujukan untuk pasar konsumer, monitor juga dapat dimanfaatkan kalangan bisnis yang berkomitmen terhadap program hemat energi.

Selanjutnya...

Intel Core i5 750

Saturday, October 24, 2009


Prosesor Intel mainstream terbaru hadir dalam wujud prosesor entry-level, Core i5 750. Merupakan jenis prosesor quad-core dengan kecepatan 2.66GHz dan L3 Cache sebesar 8MB memory serta menggunakan soket terbaru LGA 1156.

Sebagian besar fungsi internal identik dengan prosesor Core i7, yang hadir lebih dulu dan telah dipasarkan sejak akhir tahun lalu. Core i5 750 menggunakan proses produksi 45nm yang sama dengan Core i7 serta memanfaatkan arsitektur prosesor terbaru intel yang dikenal dengan sebutan Nehalem.

Harga yang lebih murah berarti ada sesuatu yang harus dikorbankan. Memory controller triple-channel yang terdapat pada Core i7 original menghilang, item tersebut diganti oleh dual-channel yang lebih sederhana.

Mega bandwith interkoneksi QPI eksternal juga mengalami pemangkasan, diganti dengan yang jauh lebih lambat dan membosankan yaitu DMI Interface. Secara keseluruhan berarti, bandwith yang tersedia di dalam dan luar chip menjadi jauh lebih rendah.
Dalam rangka penyederhanaan platform secara keseluruhan, Intel juga membenamkan secara terintegrasi controller PCI Express kedalam prosesor Lynfiled. Sehingga, motherboard dengan dukungan chipset P55 terbaru pada dasarnya merupakan solusi chip tunggal. Sekali lagi langkah tersebut ditempuh untuk membantu memangkas biaya platform agar lebih rendah.

Tentu saja sebagai Core i5 bukan brand chip Core i7, prosesor ini tidak memiliki teknologi HyperThreading. Namun, ada kompensasi dengan munculnya fitur Intel Auto-Overclocking yang dikenal dengan Turbo Boost pada Core i5 750. Pada prosesor Core i7 original, maksimal proses frekuensi yang dapat dicapai hanya 266MHz. Sedangkan prosesor Lynnfield terbaru, bila kondisi thermal memungkinkan tidak mustahil frekuensi dapat ditingkatkan hingga 666MHz.

Apakah Core i5 750 mampu memenuhi kebutuhan komputer desktop yang diinginkan? Jawabanya tergantung pada software yang dipilih untuk difungsikan. Untuk aplikasi multi-threaded yang berat seperti video encoding, tanpa HyperThreading kinerja akan berkurang sebanyak 20 persen.

Ada rumor yang menyebutkan chip ini masih lebih cepat dari chip yang mampu diproduksi oleh AMD, pesaing utama Intel dipasar prosesor PC. Bila dibandingkan prosesor Intel yang lebih tua yaitu Core2 Quad kinerja Core i5 secara signifikan jauh lebih cepat.

Intel Core i5 bisa dibilang monsternya overclock, sepertinya kehilangan HyperThreading tidak terlalu berpengaruh mengingat menggunakan sebuah pendingin udara sederhana dan voltase standar saat dilakukan tes, clockspeed mampu mencapai angka 4.33GHz.

Teknologi Turbo Boost menjadi nilai tambah untuk prosesor yang mampu melakukan overclock secara otomatis. Dimasa mendatang harga pasti akan turun dengan munculnya platform LGA1156 terbaru sehingga harga menjadi lebih terjangkau bagi pembeli. Secara keseluruhan, akan lebih baik jika prosesor Intel Core i5 750 digunakan untuk overclock dan menjalankan aplikasi single-threaded.

Selanjutnya...

Intel Percepat Pengembangan Atom

Monday, October 19, 2009

Intel akan mempercepat pengembangan prosessor Atom, yang sama sekali berbeda dari strategi yang terapkan saat ini yaitu slow-but-steady.

Prosessor Atom paling banyak digunakan untuk netbook dan identik dengan hemat energi bukan kecepatan. Tetapi fokus Intel lebih kepada kecepatan, menurut Sean Maloney seorang Executive Vice President perusahaan Intel.

“Frekuensi Atom akan ditingkatkan, adaptasi teknologi baru untuk Atom, dan membuat kecepatannya terus bertambah”, ucap Maloney saat diwawancara pada forum Intel Developer minggu lalu.

Adaptasi teknologi baru, Maloney mengacu pada strategi yang diterapkan untuk prosessor mainstream yaitu; tahun ini Intel memperkenalkan teknologi proses pabrikasi baru, tahun berikutnya dibuat prosesor baru dengan microarsitektur tersebut.

Akan dilakukan perubahan menyeluruh pada prosessor Atom saat ini menggunakan teknologi dengan nama sandi Pine Trail, yang diharapkan selesai paling lambat awal tahun depan. Ini pertama kalinya Intel membuat fungsi grafik menyatu secara langsung dengan Central Unit Processing (CPU).

Chip tunggal hasil dari kombinasi antara prosessor dan grafik berarti: “daya tahan baterai lebih baik, tetapi intinya tetap peningkatan kinerja,” tutur Maloney.

Kemungkinan Intel akan meningkatkan kecepatan prosesor. Netbook berbasis prosesor Atom tertahan pada 1.6GHz selama lebih dari setahun. Cara lain untuk meningkatkan performa Atom dengan menambah inti prosesor. Bagaimanapun, saat ini Intel tidak memiliki rencana untuk membuat Atom dual-core.

Intel memiliki prosessor notebook dual-core yang sangat hemat energi seperti Pentium SU4100 dan Core2 Duo SU7300. Prosesor tersebut kini digunakan pada laptop dengan gelar “ultrathin” yang diklaim memiliki daya tahan baterai hingga 10 jam. Akan tetapi prosesor ini menggunakan arsitektur berbeda dan secara teori belum mampu mencapai efisiensi daya yang dicapai prosesor Atom.

Selanjutnya...

Keyboard Unik Gaya Asus

Saturday, October 3, 2009

Bosan dengan bentuk keyboard yang standard dengan penampilan yang begitu-begitu saja? Inilah terobosan terbaru dari Asus, dengan mengeluarkan inovasi terbarunya. Pabrikan asal Taiwan tersebut kini mengeluarkan produk terunik mereka yaitu Eee Keyboard.

Keunikan dari keyboard ini bisa dilihat dari ilustrasi, Eee Keyboard tak hanya memuat alfabet, numerik dan fungsi lainnya yang ada pada keyboard umumnya. Tepat pada bagian kanan, ada sebuah layar sentuh yang berukuran 5 inci berfungsi sebagai touchpad dan penampil menu interaktif. Selain itu didalam bodinya sudah terdapat CPU mini yang berkekuatan Intel Atom 1.6 Ghz dengan memori DDR2 sebesar 1GB, dan media penyimpanan berukuran 16GB atau 32GB berupa SSD (Solid State Disk).

Asus mempersembahkan Eee Keyboard untuk peranti rumahan. Dengan wujud yang ringkas dan simpel, keyboard ini sangat fleksibel untuk dibawa kemana-mana. Tidak hanya disambungkan ke monitor komputer, tetapi juga TV LCD berformat HD (high-definition) dengan fasilitas wireless HDMI yang dimilikinya. Dengan demikian, pengguna bisa menonton film di TV mana saja tanpa perlu membawa PC. Disamping wireless, terdapat pula port HDMI, USB, VGA, perangkat audio, dan bahkan koneksi Bluetooth juga.

CEO Asus, Jerry Shen menyatakan bahwa keyboard besutannya ini diproduksi dalam 2 model berbeda, yaitu kabel dan nirkabel. Untuk versi kabel, Eee Keyboard akan dibandrol pada kisaran $400, sedangkan untuk versi nirkabel akan mematok harga sedikit lebih mahal yaitu sekitar $600.

Produk ini sebetulnya sudah diperkenalkan sejak Januari lalu dan kabarnya bakal resmi dipasarkan di Eropa dan Amerika Utara mulai bulan Oktober ini. Dan untuk wilayah Asia, direncanakan resmi dipasarkan pada awal tahun 2010.

Selanjutnya...

iBerry, BlackBerry Rasa iPhone

Tuesday, September 22, 2009

Anda sangat menyukai fitur-fitur BlackBerry? Terutama push-mail yang sangat powerful, tetapi godaan menerpa anda dikala iPhone datang dengan pesonanya yang mempunyai interface user friendly dan bertaburan aplikasi menarik lainnya. BlackBerry dan iPhone merupakan dua smartphone yang sama-sama canggih dan semuanya menawarkan kehebatan masing-masing.

Sebelum anda memutuskan smartphone mana yang ingin dibeli, ada baiknya mencoba aplikasi iBerry. Aplikasi ini memungkinkan BlackBerry anda terasa benar-benar mirip iPhone dari segi tampilan. Bahkan ada klaim iBerry merupakan tema iPhone yang paling akurat untuk BlackBerry di pasar dan sekarang menjadi aplikasi tema dengan penjualan nomor 1 di application store Mobihand dan Crackberry.

Kostumisasi dapat anda lakukan pada halaman utama BlackBerry dengan menggunakaan aplikasi iBerry yang sudah memasuki versi 3.0.

Fitur-fitur menarik yang ditawarkan oleh iBerry antara lain :
* Akurasi tema iPhone untuk BlackBerry yang benar-benar detail
* Pengaturan yang mudah untuk icon dapat dilakukan di Ap Menu
* Terdapat icon dan wallpaper bergaya iPhone
* Terdapat dua titik navigasi kecil di Homescreen
* Dibuat dengan software rilis resmi untuk memastikan kualitas dan kinerjanya
* User friendly control yang mengedepankan layout sederhana
* Baterai BlackBerry tidak akan cepat boros karena tema ini sangat cepat
* Tingginya kinerja menu grafis
* Sinyal dan baterai meter yang mirip dengan iPhone

Walaupun pada lock slider ala iPhone belum berfungsi untuk BlackBerry Storm. Para developer iBerry akan memperbaikinya dan jika sudah tersedia iBerry dapat di-update langsung secara gratis. Dibanding membeli iPhone, menggunakan iBerry justru lebih murah karena aplikasi besutan Lunar Edge Design ini hanya $6 dan dapat diunduh di website software.crackerry.com dan www.mobihand.com.

Selanjutnya...

HTC Magic

Saturday, September 19, 2009


HTC kian identik dengan Android. HTC-lah yang pertama di dunia merilis ponsel Android tahun 2008 lalu melalui HTC Dream. Kini melalui Magic, HTC menjadi yang pertama merilis ponsel Android di Indonesia.

Dari HTC Dream, Magic mewarisi bentuk panel ditekuk di bawah layar sentuh. Hanya, yang ini lengkungannya lebih halus dan lebih mulus. Begitu pula pemakaian layar sentuh resistif dan trackball untuk keperluan navigasi. Namun perbedaan terbesar adalah Magic tidak memiliki keyboard QWERTY sehingga seluruh proses input menggunakan layar sentuh berukuran 3,1 inci.

Secara keseluruhan, penampilannya terlihat simpel. Hanya ada port mirip-USB-mini di sisi bawah dan tombol volume di kiri bodi. Perlu dicatat, port mirip USB mini tersebut juga berfungsi sebagai colokan audio, sehingga Anda tidak bisa menggunakan perangkat audio 3,5 mm.

Seperti iPhone, Magic menggunakan layar sentuh resistif. Alhasil, proses ketik mengetik cukup menggunakan jari tanpa memerlukan stylus. Namun layar tersebut tidak mendukung multitouch, sehingga Anda tidak bisa melakukan zoom-in dengan gerakan mencubit seperti pada iPhone.

Seperti gadget tanpa keyboard, menulis SMS di HTC Magic memang butuh latihan. Untungnya, HTC memberikan fitur khusus berupa getaran saat kita memencet sebuah huruf. Setidaknya, ini membuat kita merasakan sedikit efek fisik ketika mengetik SMS. Namun sekali lagi, butuh waktu bagi kami untuk membiasakan diri.

Antarmuka Magic sendiri simpel dan mudah digunakan. Sebagai layar utama, tersedia Home Screen berisi shortcut untuk aplikasi utama seperti Browser dan Contacts. Bila layar "digesek" ke kiri atau ke kanan, akan muncul layar baru. Secara default, layar kiri kosong sementara dan home screen kanan memuat bar Google Search. Sedangkan untuk melihat seluruh aplikasi, Anda tinggal pencet tanda panah yang ada di sisi bawah.

Shortcut dan widget tersebut bisa ditambah maupun dibuang. Untuk menambahkan, pencet saja tombol menu, pencet Add, lalu pencet Shortcuts, Widgets atau pun Folders. Cara yang lebih praktis adalah buka menu utama, pencet-tahan icon sampai menu utama menutup sendiri, lalu lepaskan icon itu di home screen. Untuk membuang dari home screen, pencet-tahan sejenak icon hingga muncul gambar tong sampah di sisi bawah layar, lalu seret icon tersebut ke tong sampah.

Sistem operasi Android merupakan pendatang baru di arena sistem operasi mobile. Sebagai penganut open source, besar harapan terciptanya banyak aplikasi pihak ketiga yang mendukungnya. Untuk mencari aplikasi Android, Anda bisa mengunjungi www.android.com/market. Ada banyak aplikasi tersedia di sana, beberapa di antaranya juga gratis. Namun jika dibanding Apps Store untuk iPhone, pilihan Android Market memang jauh lebih sedikit.

HTC Magic mendukung jaringan dengan level HSDPA. Sebagai koneksi alternatif, terdapat fasilitas WiFi dan Bluetooth. Sedangkan untuk menampung data, tersedia memori internal sebesar 288MB dan slot untuk microSD yang terletak dekat SIM card. Kamera di sisi belakang memiliki resolusi 3,2MP dan memiliki kualitas yang cukup bagus untuk foto maupun video.

Di Indonesia, HTC Magic dibundel dengan layanan Telkomsel dengan harga Rp. 6,5 juta. Ini sudah termasuk gratis paket data 300MB/bulan selama 6 bulan dan microSD 8GB. Namun HTC Magic tidak di-kunci (locked) sehingga Anda bisa menggunakan SIM card lain.

***

Di tengah dominasi Blackberry di tanah air saat ini, tantangan HTC Magic memang tidak mudah. Sebagai awal, HTC harus bisa menunjukkan keunggulan sistem operasi Android dibanding sistem operasi lain. Kalaupun konsumen akhirnya melihat kelebihan Android, HTC harus bersaing dengan ponsel berbasis Android dari pabrikan lain seperti Samsung yang kabarnya segera hadir.

Kami sendiri cukup menyukai HTC Magic. Beberapa kelebihan yang bisa disebut di sini adalah performanya yang kencang serta bentuknya yang manis dan ringan. Namun kami juga mencatat kelemahan seperti tidak adanya colokan audio 3,5mm dan layarnya tidak mendukung multi-touch. Namun dengan harga Rp. 6,5 juta, HTC Magic bisa menjadi solusi bagus bagi Anda yang bosan dengan Blackberry.

Spesifikasi HTC Magic

Jaringan

GSM 850/900/1800/1900 MHz, WCDMA 900/2100 MHz

Layar

3.1 inci, LCD, TFT, 320x480 pixel, 65 ribu warna

Sistem operasi

Google Android

Prosesor

Qualcomm MSM7200A, 528 MHz

Memori internal

ROM 512MB, RAM 288MB

Memori tambahan

MicroSD

Dimensi

11,3x5,6x1,4 cm

Bobot

116 gram

Baterai

Li-Ion 3.7 V 1340 mAh

Waktu siaga

rata-rata 3 hari

Waktu bicara

rata-rata 6 jam

Koneksi

Kabel data, Bluetooth, WLAN

Kamera

3.2MP

Aplikasi Penting

Alarm Clock, Browser, Calculator, Calendar, Camcorder, Camera, Music, PDF viewer, QuickOffice, Teeter

Isi paket

Charger, headset, manual

Situs Web

www.htc.com

Harga kisaran*

Rp. 6,5 juta (paket Telkomsel, termasuk 300MB/bulan selama 6 bulan)

Selanjutnya...

Zotac nforce 610i-ITX


Saat ini para produsen sedang marak menghadirkan PC hemat dan ringkas. Jika biasanya pilihan ukuran PC mini hanya sebatas microATX, kali ini Zotac menghadirkan ukuran yang lebih ringkas lagi yaitu mini-ITX (berukuran 17 x 17 cm). Motherboard jenis ini memang didesain agar irit dalam mengkonsumsi daya. Zotac dengan tipe nForce 610i-ITX ini merupakan yang pertama di dunia bersoket LGA 775 yang mengunakan chipset nVidia.

Meski feature yang ditawarkan sederhana, produk ini mendukung prosesor hingga FSB 1333 MHz (atau hingga Core 2 Quad dengan fabrikasi 45 nm). Ini ditambah dengan penstabil daya PWM 3-phase dengan kapasitor alumunium (yang diklaim mampu menghemat konsumsi daya secara keseluruhan). Karena menyasar kelas value, penggunaan kapasitor solid hanya digunakan pada area penting saja. Mengandalkan grafis onboard, Zotac juga menanamkan chipset GeForce 7050 yang bisa menggunakan RAM hingga kapasitas 512 MB. Produk ini juga mendukung DirectX 9.0 serta Shader Model 3.0. Kartu grafis ini sudah mendukung efek 3D Aero Windows Vista.

Dari sisi koneksi jaringan, chipset Realtek RTL8201CL yang ada dalam produk ini dipakai untuk menangani koneksi jaringan ethernet dengan kecepatan 10/100 mbps. Kecepatan ini sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pengguna jaringan kantor atau rumahan. Sementara urusan audionya ditangani oleh chipset Realtek ALC662 yang mampu penghadirkan tata suara kanal 5.1.

Karena ukurannya mini-ITX, produk ini harus mengorbankan segi tata letak. Yang paling mencolok yaitu tidak disertakannya slot grafis PCI Express x16 melainkan hanya satu slot PCIe x1 saja. Media storage-nya diwakili oleh dua port SATA2 yang untungnya telah mendukung konfigurasi SATA RAID (meski hanya konfigurasi RAID 0/striped dan 1/mirrored). Ini ditambah dengan satu konektor PATA (tanpa kehadiran floppy disk drive). Posisi baterai BIOS pun ditempatkan berdiri, sebuah posisi yang menurut kami justru memudahkan pemasangan baterai pengganti di kemudian hari.

Saat kami masuk ke menu BIOS, opsi untuk melakukan overclock tersedia di sana. Meskipun demikian, jangan berharap bahwa opsi yang disertakan akan menandingi motherboard kelas atas. Tidak ditemui pilihan konfigurasi voltase, kecuali voltase NB. Meskipun pilihannya terbatas, menu overclock yang ditawarkan produk ini cukup membuat kami takjub. Dengan menu ini pula, kami mencoba meningkatkan clock FSB menggunakan metode standar yang kami lakukan. Hasilnya, kecepatan sistem bisa ditembusnya hingga clock 330 MHz (tergolong cukup tinggi).

***

Zotac nForce 610i-ITX bisa menjadi solusi menyegarkan di tengah gempuran PC mini berbasis Intel Atom. Dengan keleluasaan prosesor yang bisa di-upgrade hingga Quad Core dan menu BIOS yang bisa di-overclock, produk ini tampak lebih bertenaga dibandingkan PC berbasis Intel Atom.

Tipe prosesor

Intel Pentium 4/D/Celeron, Core 2 Duo/Extreme/Quad (Socket LGA775)

Chipset

nVIDIA nForce 610i

Memori

2 DDR2 533/667 kanal tunggal maks.4GB

Kartu grafis

Tidak ada

Slot ekspansi

1x PCIe x1

Storage

2x SATA, 1x IDE

RAID

SATA RAID 0, 1

Chip suara

Realtek ALC662 (6 kanal)

Chip jaringan

RTL8201CL 10/100

I/O

1 x PS/2 Keyboard

1 x PS/2 Mouse

1 x D-Sub VGA

4 x USB 2.0

1 x LAN

1 x 3in1 audio

Garansi

2 tahun

Situs web

www.zotac.com

Harga kisaran*

US$59




Selanjutnya...
 
 
 

Recent Post

Recent Comments

About Me

My Photo
Mahendra
Aku hanyalah orang yang ingin menyebar luaskan tentang info teknologi masa kini
View my complete profile